LBH Merdeka : Program BPNT Tunai Masih Saja Jadi Ajang Cari Untung

IMG_20220224_162559

Pandeglang, detikperkara.com – Penyaluran Bantuan Pangan non tunai yang pada tahun 2022 ini disalurkan secara tunai. Itu pun setelah adanya surat dari Kementrian Sosial Republik Indonesia nomor:592/6/BS.01/2/2022 dan penyalurannya melalui kantor Pos Namun, surat tersebut bukan kali pertama yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial.

Tentunya masih lekat dalam ingatan, pada akhir tahun 2021 pun sudah ada surat himbauan penyaluran BPNT dalam bentuk tunai beserta berita acara akan tetapi di Kabupaten Pandeglang ini oleh Tim Kor, Bank BTN ( Bank Penyalur ), Dinas Sosial, TKSK ( pendamping program) dan agen e-warong surat tersebut tak digubris dan tidak dilaksanakan sama sekali, baru tahun 2022 kali ini saja dilaksanakan secara tunai tutur Fahroji Wijaya Kusuma direktur Lembaga Bantuan Hukum – LBH Merdeka Pandeglang.

” secara moral Kami ( LBH MERDEKA ) tentunya sangat apresiasi kepada Pemerintah Kab.Pandeglang melalui Tim Kor Kabupaten dengan mau mengikuti isi surat dari Kemensos tersebut. Akan tetapi persoalannya tahun 2021 pun ada surat penyaluran tunai juga tapi kenapa tidak dilaksanakan oleh mereka?, sampai kami melayangkan somasi kepada Bupati, Dinsos, BTN, tak berhenti di surat somasi saja lalu kami membuat Legal Opinion ( LO ) yang Kami tujukan pula ke Kementrian Sosial” Ujarnya.

Mungkin ini lah jawaban dari Kemensos yaitu pada tahun ini kembali memberikan perintah penyaluran program dalam bentu tunai yang tak lain agar memberikan kewenangan kepada KPM agar bebas membelanjakan uang yang diterima di manapun tidak hanya di agen e-warong saja.

Masih dikatakan Oji dalam wawancaranta dengan awak media detikperkara.com hari ini saya mendengar informasi di wilayah Cisata dan Pandeglang, juga menyaksikan sendiri bahkan sempat saya tanyakan ke beberapa KPM bahwasannya setelah KPM mendapatkan uang tunai dari program BSP ini para KPM terindikasi digiring supaya membeli / berbelanja di agen e-warong oleh oknum – oknum yang bermain untuk mencari keuntungan semata. Bukannya para KPM diberikan edukasi atau pun diberi tahu agar mereka boleh berbelanja dimana saja yang penting untuk memenuhi kebutuhan sembako keluarga KPM. kenapa hal tersebut tidak dilakukan padahal sudah jelas di Permensos no 5 Tahun 2021 salah satu fungsi Tim Kor, Bank Penyalur, Pendamping itu memberikan edukasi bagi KPM.

Sungguh ironi sekali ketika pemerintah memberikan program ini ditengah masih dalam keadaan masa Pandemi yang tidak berkesudahaan masih banyak oknum – oknum yang memanfaatkan program ini hanya untuk kepentingan diri dan kelompoknya saja memperoleh untung guna memenuhi isi perutnya saja dengan mengorbankan penderitaan KPM, pungkasnya

 

 

Red

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in , ,
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent