Rabu,! GAWAT Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa Buntut Dugaan Provokatif di Medsos Facebook

IMG-20220328-WA0287-735x400

PANDEGLANG, detikPerkara.com – Gerakan Wartawan Menggugat (GAWAT) akan menggelar Unjuk rasa. Aksi Unjuk Rasa tersebut sebagai Gerakan protes yang dilakukan sekumpulan Organisasi Wartawan buntut dari pernyataan di media sosial Facebook bernada provokatif oknum inisial “UT”, Senin (28/03/2022).

Dalam Pernyataannya oknum Inisial UT diduga memberikan himbauan agar waspada terhadap Wartawan yang tidak punya sertifikat ke wartawannya, Padahal untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi berlandaskan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999, dan bukan berpacu kepada Sertifikat.

Dari hasil penelusuran puluhan awak media yang berhasil dihimpun beberapa keterangan narasumber bahwa oknum yang berkomentar provokatif, dan diduga melemahkan tugas, fungsi, peranan Pers dengan inisial UT adalah Badan Permusyawaratan Desa “BPD” Sobang.

Selain inisial UT adalah BPD Sobang dalam sebuah video perdebatan dengan Wartawan Radar Istana yang berujung pelaporan ke pihak berwajib tentang Pemberhentian Perangkat desa di Desa Sobang yang menjadi populer melalui proses viral dari group WhatsApp UT juga mengaku sebagai pengacara.

Seusai melayangkan surat Pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa di Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang Andang Suherman Korlap Aksi I dari JNI Banten yang tergabung dalam Gerakan Wartawan Menggugat “GAWAT” menyampaikan bahwa Aksi perlu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku pelemahan tugas fungsi wartawan.

“Jelas bahwa komentar UT sudah mencederai Wartawan, sebab dalam pernyataannya seolah Wartawan dianggap seolah ilegal jika tidak memiliki sertifikat, Padahal untuk menjalankan fungsinya Wartawan sudah bisa menjalankan tugas dengan dibekali ID card dan Surat Tugas,” terang Andang Suherman.

Andang Suherman juga menjelaskan Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, dan terhadap pers tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

“Aksi digelar sebagai bentuk sikap dari perlawanan terhadap oknum BPD Sobang UT yang memandang sebelah mata Wartawan, perlu diingat bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi,” pungkasnya

Sama halnya diungkapkan oleh Korlap “GAWAT” Aksi II Panji Yuri yang juga Ketua dari RJN Banten bahwa tugas fungsi wartawan sesuai dengan berlandaskan amanat undang-undang republik indonesia nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Saya tegaskan kepada UT agar mengkaji ulang komentarnya di media sosial Facebook yang dapat memprovokasi soal Wartawan seolah tak legal jika tidak punya sertifikat, padahal Id Card dan Surat Tugas cukup dimiliki Wartawan dalam pelaksanaan kegiatan Jurnalistik,” ucap Panji.

Ia menyatakan aksi unjuk rasa pada Rabu 30 Maret 2022 yang akan digelar merupakan bentuk sikap dan perlawanan terhadap oknum yang sudah mencederai peranan Pers.

“Kita ada, kita hidup, sikap itulah yang menggugah hati saya untuk turut serta dalam melakukan Aksi Unjuk Rasa, Ingat bahwa Wartawan ada dan tidak boleh diremehkan,” tutupnya.

Sementara itu, Kasman JBB menegaskan bahwa Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik himpunan etika profesi kewartawanan.

“Wartawan selain dibatasi oleh ketentuan hukum, seperti Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, juga harus berpegang kepada kode etik jurnalistik, dan bukan berpegang kepada Sertifikat yang dimaksud oknum inisial UT dalam komentarnya di Facebook,” papar Kasman.

Kasman juga mengungkapkan Gerakan Wartawan Menggugat (GAWAT) bukti bahwa si Kuli Tinta ada dan tidak bisa ditiadakan, Sebab gerakan tersebut terang benderang bahwa professi Wartawan tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Wartawan tidak bisa dipandang rendah Kompak, jika dilihat dari awal acara Press Konferensi dengan tema Lawan Upaya Pelemahan ASAS, FUNGSI, HAK, KEWAJIBAN DAN PERANAN PERS, hingga rencana aksi Rabu esok,” pungkas Kaperwil Banten mediapolri dari Jurnalis Banten Bersatu. @Red

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent