Perbaikan Jalan di Desa Babakankeusik Timbulkan Pertanyaan,? Ada Apa.??

IMG-20211005-WA0070

PANDEGLANG, detikperkara.com – Perbaikan dengan cara tambal sulam (patching), di Desa Babakankeusik Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, menimbulkan pertanyaan,? Siapa Pelaksana, darimana Sumber Anggaran, dan berapa Anggaran Biaya yang digunakan.

“Kami heran melihat pelaksanaan perbaikan jalan diwilayah desa Babakankeusik, dilapangan tidak ada papan proyek yang memuat informasi siapa Pelaksananya?, darimana Sumber Anggaran?, dan berapa Anggaran Biaya yang digunakannya?,” terang Sabda kepada mediapolri.id pada Selasa, (05/10/2021) sekitar pukul 13.00 Wib.

Sabda menyampaikan kegiatan tersebut informasinya dikerjakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk wilayah desa Babakankeusik, Kecamatan Patia.

“Pelaksanaan pengerjaan dengan menambal jalan-jalan yang rusak dan berlubang, tidak ada dilokasi kegiatan, tetapi dari keterangan Junaedi yang di tunjuk pihak UPT untuk mengarahkan dilapangan Bahwa, adanya kegiatan dari UPT,” ungkap Sabda.

Ia berharap kepada penanggungjawab pekerjaan agar melakukan pengawasan pembangunan sehingga hasil pekerjaan berkualitas, hal itu mengingat jalan wilayah Babakankeusik yang sebelumnya sangat rusak, kini dilakukan penambalan pada jalan Penghubung Desa Surianeun – Desa Babakan Keusik, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang,

“Harapan kami bukan saja hanya dibangun, tetapi hasilnya pun maksimal dan juga berkualitas sehingga masyarakat dapat memanfaatkan untuk jangka panjang,” papar Sabda.

Selain berharap dikerjakan dengan maksimal, transparansi perlu untuk mempermudah masyarakat sebagai peran sertanya ikut melakukan pengawasan pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah.

“Jika anggaran yang digunakan untuk melakukan perbaikan jalan bersumber dari anggaran pemerintah, maka wajib transparansi dalam pelaksanaannya, sehingga masyarakat mudah ikut serta melakukan pengawasan sesuai dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme Pasal 9 ayat (3) menegaskan bahwa tata cara pelaksanaan peran serta masyarakatdalam penyelenggaraan negara perlu diatur dengan Peraturan Pemerintah,” pungkas Sabda.

Sementara itu, Junaedi mengungkapkan bahwa pekerjaan perbaikan jalan merupakan perawatan jalan dari UPT PU.

“Perbaikan jalan dengan cara menambal sulam ini dari Dinas PU melalui UPT, dan jalan yang menghubungkan antar dua desa namun satu Kecamatan tersebut, merupakan jalan kabupaten dari anggaran pemeliharaan,” kata Junaedi saat dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp.

Junaedi juga menjelaskan, jalan yang diperbaiki tersebut sepanjang 170 meter yang meliputi kawasan kampung Pematang Binglu, Pasirangrang, Kebon, kampung Cikande.

“Perbaikan jalan dengan panjang 170 meter, dan untuk pelaksana di swakelola oleh PU,” tutupnya. @Kasman/TB. Aujani

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent