Fenomena Ironis Pencairan Program Sembako, PKH dan BLT BBM di Kecamatan Cikeusik

IMG-20221201-WA0564

PANDEGLANG, detikPerkara – Syarat penerima bansos Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM 2022 adalah fakir miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun kendati demikian banyaknya Keluarga Mampu yang mendapatkan tetapi justru Warga Miskin tidak tersentuh bantuan, Kamis (01/12/2022).

Banyaknya warga miskin yang tidak tersentuh Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM 2022 merupakan Fenomena Ironis kenapa bisa terjadi dan siapa yang harus bertanggungjawab untuk mengatasi persoalan tersebut.

Diketahui Program Sembako periode Oktober, November, Desember dan BLT BBM Tahap 2 (November-Desember) Tahun 2022 yang diberikan pemerintah sudah mulai cair.

Dalam pantauan wartawan di Kantor Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten tersorot kamera sejumlah Keluarga Penerima Manfaat menggunakan Emas saat penyaluran Program Sembako, PKH dan BLT BBM Tahap 2.

Hal tersebut menguatnya dugaan bahwa Program sosial bukan untuk Warga miskin atau rentan miskin tetapi diperuntukkan bagi mereka yang justru dekat dengan penguasa.

Selain program sosial dinilai tidak sesuai dengan keperuntukan bagi mereka Warga miskin atau rentan miskin yang seharusnya mendapatkan, Penyaluran Program yang bertempat di Kecamatan tidak menerapkan Protokol Kesehatan 5 M untuk pencegahan Covid-19.

Kepada wartawan Aktivis Peleton Pemuda Aris Doris menyampaikan bahwa miris melihat realita dilapangan berbanding terbalik dengan ketentuan dimana banyak keluarga penerima kurang mampu tidak mendapatkan justru keluarga mampu mendapatkan.

“Banyaknya KPM gunakan Emas pada saat penyaluran Program Sosial Fakta bahwa Bansos ini bukan untuk Warga kurang mampu sesuai dengan persyaratan, tapi untuk mereka yang dekat dengan yang punya kewenangan,” terang Aris Doris Ketua Aktivis Peleton Pemuda dilokasi Penyaluran BLT BBM, PKH dan Sembako, Kamis (01/12/2022).

Sementara itu, Warga sekitar yang juga ikut memantau penyaluran bantuan mengungkapkan keprihatinannya melihat banyaknya Keluarga Mampu yang justru menggunakan Emas pada saat penyaluran Program.

“Yah, miris kang melihatnya saya sebagai relawan juga banyak menerima aduan dari keluarga yang benar-benar layak mendapatkan namun realitanya justru tidak mendapatkan,” ungkap Warga sekitar yang namanya ingin disembunyikan disela abadikan momen penyaluran lewat Foto dan video di ponselnya.

Disela kegiatan MI warga Desa Rancaseneng yang berprofesi pemulung rongsokan bersama anaknya mengatakan tidak mendapatkan bantuan sosial yang sedang ramai dicairkan dibeberapa tempat seperti contohnya di Kecamatan Cikeusik.

“Kami tidak mendapatkan bantuan baik Sembako, PKH, dan BLT lainnya,” ungkap warga kurang mampu yang namanya ingin diinisialkan

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent