Satu Hari Dikabarkan Hilang, Warga Parung Kokosan Di Temukan Telah Meninggal Dunia

PANDEGLANG, detikperkara.com

 Ditemukannya sosok mayat pria berinisial S (47) warga Desa Parung Kokosan yang sempat hilang selama satu hari, berawal ketika beliau pergi ke sawah pada jum’at pukul 17:00 wib, dan kemudian ditemukan telah meninggal dunia pada Sabtu Pukul 08:07 wib).
Diketahui S adalah warga Kampung Parung Kokosan RT/RW 004-001, Desa Parung Kokosan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten,’12/03/2022.

Sebelum kejadian, pihak keluarga korban sempat mencari beliau bertanya kepada warga sekitar bahwa S semenjak pergi kesawah tak kunjung pulang sampai saat ini, mengingat waktu yang sudah begitu malam, dan pihak keluarga pun berlangsung melapor kepada Kepala Desa,dan ke esokan harinya Kepala Desa Parung Kokosan (Eman Sunarman) dikejutkan dengan adanya laporan warga, yang enggan disebutkan namanya, terkait adanya temuan sosok mayat pria yang terdampar dipinggiran sungai,” Terang warga.

Dengan adanya laporan dari warga, Kepala Desa pun (Eman Sunarman) segera memberitahu hal tersebut kepada keluarga korban, bawasan nya saya mendapat informasi dari warga bahwa telah menemukan sosok mayat pria yang terdampar dipinggiran sungai dengan ciriciri dan pakaian yang sama percis keluarga korban menceritakan sebelumnya,-ujarnya.

Dan dengan adanya laporan Tersebut, pihak keluarga pun bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat sosok mayat tersebut, dan ternyata benar sosok mayat pria itu adalah orang yang ia cari dari hari kemarin, “Terangnya.

Menindak lanjut informasi warga Kapolsek Cikeusik (Akp Cecep Sudrajat)bersama jajaran sigap turun langsung ke kelokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengkroscek kebeneran nya, setelah itu memang benar adanya temuan sosok mayat pria berinisial S yang tergeletak di pinggir sungai, yang sudah diketahui oleh pihak keluarga korban,- Ungkapnya.

Lanjut Akp Cecep Sudrajat, dengan adanya kejadian tersebut Cecep Sudrajat mencoba berbicara kepada keluarga korban, bahwa mayat S agar di otopsi demi menindak lanjuti kematian korban, namun tawaran baik tersebut di tolak oleh keluarga korban, Terang Cecep sudrajat.

Disisi lain, Isah selaku dari Istri korban, dan pihak keluarga korban mengucapkan bahwa kami menolak untuk diadakan otopsi dan kamipun tidak akan menyalahkan dari pihak manapun atas kejadian ini yang menimpah keluarga kami,-pungkas Isah.

@Sabda.

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent