Masyarakat Kecamatan Kibin Demo PT. Luckione Environmental Science Indonesia

IMG-20220318-WA0122

Serang, detikperkara.com –  Masyarakat Kampung Kelung Baya, Desa Barengkok, Kecamatan, Kibin Kabupaten Serang melakukan aksi unjuk rasa di PT. Luckione ESI.

Masa menuntut agar perusahaan tersebut bertangungjawab atas polusi dan pencemaran limbah yang berdampak pada masyarakat, bahkan diduga perusahaan itu telah menyerobot lahan wakaf.

Menurut keterangan Ali (35), warga yang melakukan aksi tersebut Bahwa Polusi Udara sangat berdampak buruk buat kesehatan masyarakat, diduga menjadi penyebab penyakit kulit seperti gatal-gatal dan sesak nafas, sementara nilai konspensasi dianggap tidak sesuai.

“Kami merasa di sepelekan oleh Pihak PT. Luckione tuntutan kami tidak pernah ditanggapi, polusi udara yang kami rasakan buruk buat kesehatan kami, dampaknya bagi kesehatan jelas seperti sesak nafas dan debu nya kotor, bahkan tanaman di lahan garap kami pada mati, polusi tersebut kami rasakan dari tahun 2017, yang kedua terkait wakaf dulu lahan tersebut digarap oleh kami tapi sekarang tidak diperbolehkan lagi oleh pihak PT. Luckione, disini kami menuntut keadilan” bebernya. Jumat (18/3).

senada disampaikan Ipul Saifullah, kuasa hukum warga Kampung, Kelung Baya ketika di konfirmasi menjelaskan hasil mediasi dengan pihak PT. Luckione ESI ada beberapa tuntutan kepada pihak perusahaan, seperti memperhatikan kesehatan bagi masyarakat, kenaikan kompensasi dan kejelasan terkait tanah Wakaf yang diduga sudah diambil alih.

“Untuk Konpensasi Kesehatan akibat polusi udara kami menuntut nilainya di perbaharui atau dinaikan sesuai kebutuhan kesehatan sekarang karena jika sakit sekali berobat butuh minimal Rp. 75.000 sementara Konpensasi hanya Rp. 2.000.000 per bulan di bagi 80 Kepala Keluarga atau Rp. 25.000 per Kepala Keluarga dan hasil mediasi akan di naikan range nya dalam 3×24 jam, sementara untuk dugaan penyerobotan lahan Pihak PT. Luckione ESI mengaku belum melakukan pembayaran penuh kepada Pihak PT. Modern Land maka kami akan mengklarifikasi kepada Pihak PT. Modern Land” ujarnya.

Aksi demo tersebut didampingi juga oleh Ormas Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat (PERPAM) DPC Cikande juga dihadiri oleh perwakilan Jajaran DPP dan DPW Banten. 

Dikatakan Eroy Bavik Habibie, Wakil Ketua Umum ormas PERPAM, bahwa kegiatan aksi tersebut adalah sebagai bentuk kontrol bagi perusahaan yang tidak pro terhadap masyarakat. Bahwa sejatinya ormas adalah sebagai alat kontrol dan agen perubahan.

“Kami selaku kontrol sosial akan mengawal terus aspirasi masyarakat sampai terpenuhi semua tuntutan masyarakat dan bila perlu saya akan instruksikan seluruh jajaran untuk ikut aksi demo, untuk masalah hukum kita serahkan sepenuhnya kepada Tim Advokat yang sudah diberi kuasa oleh warga” ungkapnya.

Senada disampaikan, HM. Nursaman (Ketua PERPAM DPC Cikande) yang juga ikut melakukan mediasi dengan Pihak Perusahaan menjelaskan bahwa warga sudah berupaya melakukan mediasi dengan Pihak PT. Luckione ESI tapi tidak ada titik temu sehingga berbuntut aksi demo.

“Saya menghimbau agar aksi demo ini berjalan damai dan tidak anarkis, hasil mediasi terkait Polusi Udara sudah ada respon dari pihak manajemen PT. Luckione ESI dan akan ditindaklanjuti” tukasnya.

(Aka NH/red)

Tags:
36a607ff-5fa2-442e-aee0-d3b70666b3e1
WhatsApp Image 2022-09-19 at 07.53.40
Posted in
Redaksi

Redaksi

Detik Perkara merupakan situs web berita, sebagai media berbagi informasi yang actual, real. dan terpercaya kepada masyarakat.

Releated Post

WhatsApp Image 2022-09-17 at 16.36.38
news background with text live updates

Stay Connected

Post

Recent